November 13, 2018

Day13- Tema: Masjid Hunter 2







Alhamdulillah... hari ini sudah memasuki hari ke tigabelas tantangan game level 3, hari ini kami masih memilih tema yang sama namun berbeda setting. Namanya Masjid Hunter ya kita berburu ke masjid-masjid di sekitar daerah kami tinggal. InsyaAllah suatu saat menambah ke Masjid-masjid ternama di Jakarta.

Persiapan:
-Pastikan kita sebagai Fasilitator sudah siap dan menentukan masjid yang mjd target kunjungan
-Sounding dan koordinasi dengan anak agar saat sholat berlangsung ia dapat menghargai jamaah lain
(Kesepakatan)
- Afirmasi positif terhadap value sholat.
- Persiapkan baju yang nyaman untuk ananda sholat (Menutup aurat)
- Pilih Masjid yang support kondisi dan karakter anak. (Aman, nyaman dan mudah terpantau)
(Baiknya lakukan observasi terlebih dahulu seperti kami menentukan dimana masjid yang pas untuk proses belajar sholat Mahira)

Tujuan:
-Membangun Habit sholat tepat waktu
- Menyadari panggilan sholat melalui adzan yang berkumandang
- Membangun Jam biologis sholat
- Adab saat di Masjid
- Belajar proses mengambil wudu
- Bonding time with Allah, dimana kita dapat kenalkan lebih dekat ananda agar tumbuh kecintaannya terhadap Allah dan nikmat Islam.
- Mengajarkan infaq dll

Tugas:
Ayah: Membantu Mahira berwudu
Ibu: Sholat bergantian untuk memantau Mahira.
Mahira: Be happy

Saat family project berlangsung:
Ayah menjemput kami di jalan untuk sedikit menghemat waktu. Dari Kantor Ayah langsung menuju tmpt kami dan kami makan sore bersama. Setelah itu lanjut menuju Masjid besar daerah kami tinggal.
Tepat pukul 17.50 Adzan berkumandang.

Kami menikmati suara adzan dari tmpt parkir. Kemudian saat selesai adzan kami langsung melepas sandal, dan berdoa masuk masjid kemudian Mahira mengikuti Ayah ke ruang wudu.

Mahira sangat happy, be nice, ia tak berhenti menyunggingkan senyum manisnya. MasyaAllah Tabarakallah...



#KelasBundaSayang
#GameLevel3
#MyFamilyProject
#MyFamilyMyTeam
Lanjut Baca yuk.. >>>

November 12, 2018

Day12-Tema: Masjid Hunter






Alhamdulillah... hari ini sudah memasuki hari ke duabelas tantangan game level 3, pada Family project kali ini. Saya mengajukan rencana untuk menyambung dari Family Project yang memang sudah terlaksana sebelumnya. Fampro sebelumnya adalah membangun jam biologis sholat untuk Mahira. Alhamdulillah.. perlahan sudah mulai terbentuk, setiap mendengar adzan Mahira paham harus sholat.

Namun pada game kali ini, kami memutuskan untuk memilih tema baru yaitu Masjid Hunter. Agar refresh suasana dari Masjid sebelumnya agar Mahira tidak bosan. Alhamdulillah Ibu sudah menjahitkan Mukena untuk sholat Mahira, yang saya design seperti gamis agar memudahkan gerak ananda. Alhamdulillah Mahira nyaman menggunakannya dan tetap aktif bergerak.

Persiapan:
-Pastikan kita sebagai Fasilitaor sudah siap memutuskan tema ini
-Sounding dan koordinasi dengan anak agar saat sholat berlangsung ia dapat menghargai jamaah lain
(Kesepakatan)
- Afirmasi positif terhadap value sholat.
- Persiapkan baju yang nyaman untuk ananda sholat (Menutup aurat)
- Pilih Masjid yang support kondisi dan karakter anak. (Aman, nyaman dan mudah terpantau)
(Baiknya lakukan observasi terlebih dahulu seperti kami menentukan dimana masjid yang pas untuk proses belajar sholat Mahira)

Tujuan:
-Membangun Habit sholat tepat waktu
- Menyadari panggilan sholat melalui adzan yang berkumandang
- Membangun Jam biologis sholat
- Adab saat di Masjid
- Belajar proses mengambil wudu
- Bonding time with Allah, dimana kita dapat kenalkan lebih dekat ananda agar tumbuh kecintaannya terhadap Allah dan nikmat Islam.

Tugas:
Ayah: Membantu Mahira menggunakan mukena dan kerudung
Ibu: membantu Mahira mengambil air wudu
Mahira: Be nice when Salat

Saat family project berlangsung:
Sebelumnya saya sudah ulas, bagaimana awalnya Mahira saya ajak ke Masjid, prosesnya tentu tidak langsung berhasil. Karena ia memerlukan adaptasi waktu,suasana dan kegiatan baru. Namun alhamdulillah Mahira cepat beradaptasi dan ia nyaman berada di Masjid. Saya justru prefer ke mushola dengan ruang yang terbatas, karena saat di masjid luas anak-anak cenderung potensial berlarian dan pantauan ortu semakin ekstra. Namun sejauh ini Mahira be nice when salat. MasyaAllah Tabarakallah...



#KelasBundaSayang
#GameLevel3
#MyFamilyProject
#MyFamilyMyTeam
Lanjut Baca yuk.. >>>

November 11, 2018

Day11-Tema: Playing Wooden Toy




Alhamdulillah.. Melanjutkan Tantangan game level 3, pada hari ke sebelas ini kami memilih Family Project yang cukup sederhana namun seru. Berhubung saya masih excited dengan wooden toys, maka media meningkatkan kecerdasan anak ini kami menggunakan salah satu edu toys berbahan dasar kayu. Namanya adalah Puzzle Kunci Kayu. 

Ada beberapa alasan mengapa saya memilih wooden toys:
1.       Bahan kayu cukup kuat, sehingga tahan banting dan awet.
2.       Bentuknya cukup artistik dan bisa digunakan untuk hiasan juga.
Media yang digunakan: Puzzle Kunci Kayu yang bisa dibeli via online ataupun membuat sendiri dengan bahan lain (Misal foam, kardus, dll)
Tujuan:
1.       Melatih koordinasi tangan, mata dan otak anak
2.       Menjalin bonding time yang seru dengan Ananda
3.       Melatih mengelola emosi anak
4.       Mengenalkan aneka bentuk geometri sederhana
5.       Mengenalkan warna
6.       Melatih Ananda menemukan problem solvenya dan kemmapuan logika
7.       Melatih motorik halus ananda

Tugas:
Ayah: Membimbing Mahira bermain puzzle
Ibu: Membeli Puzzle Kunci Kayu dan Dokumentasi
Mahira: Fun Learning with us

Saat Family Project berlangsung:
Mahira dengan cepat memahami pola kunci yang pernah saya ajarkan, sehingga tidak lama ia sudah bisa meletakkan geometri sesuai dengan kuncinya dan melepas panel hinggga menggulangnya lagi. MasyaAllah..

“Coba letakkan warna merah pada kunci ini, Mahira.” Ucap Ayah dan bergantian dengan warna lainnya.

Mahirapun dengan semnagat mencari warna merah dan mencocokkan kunci agar sesuai. Kini Mahira masih memperlancar mengenai warna dan shapenya. Untuk kemampuannya memasang, sangat bagus. Masyaallah, ia sangat lihat dalam membongkar pasang kunci untuk starting kembali. Kami selalu bersyukur atas perkembangan kemampuannya.

“Mahira Happy nak?” Tanya saya

“Pepiii!” Ucapnya serius

“Mahira bisa?” Tanya saya lagi.

“Isa Ibuk!” Ucapnya masih asyik bermain.

“Masyaallah…Mahira hebat bisa menyelesaikan puzzlenya tanpa Ayah bantu” Apresiasi Ayah diiringi kecup di dahi Mahira.

Mahira nampak begitu happy hingga ia tak bosan berlama-lama dengan kami saat bermain puzzle. Alhamdulillah…



#KelasBundaSayang
#GameLevel3
#MyFamilyProject
#MyFamilyMyTeam
Lanjut Baca yuk.. >>>

November 10, 2018

Day10-T10 Tema: Visit to book store









Alhamdulillah hari ini sudah masuk T10, family project kali ini kami memilih untuk berkunjung ke toko buku. Mahira sangat senang sekali. Ia dapat berselancar ke berbagai rak yang ingin dikunjunginya. Ia sudah cukup paham, dimana bagian buku anak-anak berada.

Mengajak Ananda berkunjung ke toko buku adalah bagian dari ikhtiar kami untuk mengenalkan Mahira pada buku sedini mungkin. Karena perintah membaca adalah anjuran dari Allah, maka kegiatan ini sudah menjadi part yang cukup penting untuk dipikirkan dan diikhtiarkan oleh setiap keluarga. Semoga kita semua selalu semangat untuk membersamai ananda.

Persiapan:
-Kami memiliki jadwal rutin berkunjung ke toko buku.
- Siapkan materi yang akan diberikan saat ada dilokasi

Tujuan:
- Memperkenalkan Mahira pada dunia Literasi
- Memperkenalkan Mahira pada kegiatan membaca
- Mengajarkan Mahira bagaimana transaksi pembelian buku
- Melatih Mahira mengembangkan kemampuan problem solvenya, kreativitas dan empati
- Melatih Mahira mampu beradaptasi pada suasana penuh dengan buku
- Interaksi sosial
- Belajar menggunakan materi yang ada dilokasi (bisa media buku yang sudah terbuka, menghitung rak, find something, mengenalkan anak pada tools, aturan, do, don't when we at book store, dsb)

Tugas:
Ayah: Membantu mengetik blog
Ibu: Dokumentasi dan temani Mahira di book store
Mahira: Fun Learning

Saat Family Project berlangsung:
Mahira meminta turun dari Hipseatnya dan menghambur ke rak buku anak.

Ia begitu happy dan heboh menyebut beberapa benda yang ia tahu.

"Waaaaah... Balooon Ibuk!"

"Itu Balon apa boya?" Ucapnya kembali saat ragu.

"Itu Bola, sayang..." Jawab saya.

"Ibuk! Hiya au liaaaat." Dia meminta izin untuk melihat.

Ia pun saya arahkan untuk menyebut warna-warna pada balon. Mahira begitu antusias.

Ia kembali berpindah ke lokasi lain, mencoba menemukan buku yang cocok menurutnya. MasyaAllah...
Saat ia tidak cocok, maka ia kembalikan lagi buku tersebut ke raknya semula. MasyaAllah...




#KelasBundaSayang
#GameLevel3
#MyFamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Lanjut Baca yuk.. >>>

November 9, 2018

Day09-Tema:Cutting The Yasmine Plant






Alhamdulillah, hari ini sudah masuk hari ke Sembilan ya bunda, tidak terasa besok sudah T10.Family Project kali ini, saya kembali melibatkan Mahira dalam kegiatan yang dapat meningkatkan kecerdasannya. Insyaallah.

Cutting The Yasmine Plant, jadi setibanya kami di Jakarta. Saya dapati tanaman melati depan begitu rimbun dan tidak terawat. Bagian daun bawah banyak yang mati dan kering, tunas baru merambat kesegala arah. Hingga nampak semrawut dilihat. Saya di bantu Eyang Utinya Mahira membersihkan bagian tanaman depan rumah salah satunya dengan memotong tanaman melati agar nampak rapi. Mahira saya libatkan sesuai kemampuannya yang penting dia dapat menyerap dengan baik instruksi verbal dari saya untuk menunjang proses belajarnya. Poin terpenting lainnya adalah kita semua happy. Masyaallah.

Persiapan:
-          Siapkan alat yang dapat dipakai untuk memangkas tanaman.
-          Gunakan Sarung tangan jika tidak terbiasa telanjang tangan
-          Pastikan anak aman dari alat-alat yang membahayakannya

Tujuan:
-          Membuat tanaman melati menjadi rapi
-          Menumbuhkan kecintaan Ananda pada tanaman dan kerapian
-          Membuatnya bergerak lebih aktif
-          Belajar penggunaan alat (Gunting tanaman)
-          Melatih Ananda menumbuhkan empati

Tugas:
   Eyang Uti: Membantu Ibu Mahira mengumpulkan ranting yasmine yang sudah dipotong
   Ibu: Cutting Yasmine Tree
   Mahira: Membantu Ibu dan Uti Menyapu

Saat Family Project berlangsung:
Mahira, Ibu mau ambil alat dulu untuk menggunting ini ya, ucap saya pada Mahira yang tengah bermain sepeda. Iya menjawab dengan antusias dan memasukkan sepedanya ke dalam rumah. Ia ingin membantu Ibunya. Masyaallah…

“Ibuk! Hiya auuu.” (Ibuk! Hiya mau)

Namun saya memberikan pengertian jika ia hanya dapat melihat saja, karena ranting ini keras di pangkas. Mahirapun memperhatikan di temani Utinya. Setelah banyak ranting dan daun yang terpotong dan menjadi sampah, Mahira masuk dan mengambil sapu.

“Hiya apuu duluu.” (Mahira sapu dulu)

Dengan cekatan ia menyapu sesuai kemampuannya. Saya sangat bersyukur dan senang sekali dan Mahirapun terlihat begitu happy. Masyaallah.



Spesial Tips agar tanaman melati terus berbunga;
Ada beberapa poin yang harus diperhatikan adalam merawat tanaman melati. Antaralain media yang digunakan, kebutuhan cahaya, pembibitan, pemupukan dan juga pemangkasan. Nah..kali ini saya mau berbagi tips memangkas tanaman melati:
1.     Hilangkan batang yang mati, rusak atau sakit
2.    Hilangkan batang yang kusut dan batang tua yang tidak lagi menghasilkan bunga.
3.    Hapus batang yang tumbuh menjauh dari struktur pendukung.

#KelasBundaSayang
#GameLevel3
#MyFamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Lanjut Baca yuk.. >>>