December 8, 2018

Day10- Flash Card








Day10- Flash Card



Hari ini kami bermain sambil belajar dengan flash card.

Flash card Mahira ini adalah flash card milik saya, saat saya berusia 3 tahun. Banyak kata kerja, sifat dan first word yang dapat di ajarkan ke pada anak. Saya sangat bersyukur Mama menjaganya dengan baik.

Mahira begitu antusias saat saya memeperlihatkan flash card tersebut. Ia menyebutkan satu persatu gambar yang saya tunjukkan padanya.

Gaya belajar Mahira pada hari ini cenderung kuat pada Visual Auditori. Mengingat banyak gambar dan saya mengajari kata dengan mengucapkannya. Alhamdulillah Mahira dapat merekamnya dengan baik.



#harike10
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIP

Lanjut Baca yuk.. >>>

December 7, 2018

Day09- Learning Number with Crayon



Day09-Learning Number with Crayon

Hari ini Mahira sudah terlihat lebih baik. Ia sudah banyak tersenyum dan tertawa. Bahkan meminta Ubi untuk cemilannya hari ini.

Saat saya akan menyuapinya, ia bilang:
"Hiya sendiri Ibu."

Saya balut Ubi tersebut dengan tisu. Iapun terkekeh. Kenapa sayang?

"Ubi pakai baju." katanya sambil senyum.
MasyaAllah... Betapa saya bahagia melihat ia kembali ceria.

Kami belajar banyak hari ini, ada dua jenis ubi. Yaitu kuning dan ungu. Mahira excited mengulang kata Purple walaupun masih kesulitan. Namun ia sudah berhasil menyebutkan kata Ungu dengan mudah.

Kemudian Mahira bermain rocking horsenya, ia mencoba kembali aktif. Namun saya memintanya untuk be calm sampai benar-benar stabil.

Sambil menemani saya melibat pakaian. Ia belajar warna. Warna pakaian yang saya lipat.

Ia sangat antusias saat saya bilang kita belajar yuuuk..

Ia pun mengambil Crayon di laci dan kami memulai learning number dengan warna yang ia pilih. MasyaAllah...

Menjelang pukul 23.00 ia belum ada tanda-tanda ingin tidur melainkan ia lapar.
Hingga saat ini Mahira masih aktif dan terus nempel saya. Saya mengetik dengan tangan kiri dan menyuapinya dengan tangan kanan.

Modalitas kinestetiknya kembali aktif. Ia pun bergerak terus tanda happy. Ia bilang "Hiya muter kayak ondel-ondel" MasyaAllah..

Semoga lekas sehat sayangku...

#harike9
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIP




Lanjut Baca yuk.. >>>

December 6, 2018

Day08-Simple Fun Educational Tool




Day08-Simple Fun Educational Tool

Saat Mahira masih berusia enam bulan, kami sudah membelikannya flash card animal. Flash card tersebut kami gunakan untuk media berceria, mengajaknya berinteraksi, mengenal kata dan bonding time yang seru. 

Suatu hari, Om nya Mahira merekomendasikan sebuah aplikasi dari Educa Studio. Aplikasi ini bernama Marbel (Mari Belajar) karena saat itu Mahira masih baby ia belum bisa menggunakan gadget, maka aplikasi tersebut saya jadikan fave yang rencana akan saya download ketika Mahira sudah agak besar. 

Baru terpikir kembali mengenai Aplikasi ini, saat ia tengah dalam kondisi yang kurang sehat. Berbaring di bed dan hanya sesekali walk around. Namun, saya melihat antusiasnya untuk belajar tetap tinggi. Terbukti dari keinginanya untuk berjalan sendiri sekalipun langkahnya gontai, ia tetap doyan makan walaupun berkali-kali harus muntah. Harapan besar Aplikasi ini dapat membantu tantangan game level 4 hingga usai without aktivitas yang melibatkan kinestetiknya terlalu banyak. Tujuan utamanya menjadikan aplikasi tersebut semabagi media untuk ia tetap belajar dengan cara yang menyenangkan.

Aplikasi ini saya arahkan  untuk mengoptimalkan gaya belajar Visual Auditori, maka saya jadikan sebagai stimulan agar Mahira lebih masif lagi dengan gaya belajar tersebut. Terbukti, pertama kali ia diberi tahu mengenai konten aplikasi ini hampir tidak ada respon apapun kecuali melihat dan mendengarkan. Kemudian ia saya arahkan dan selebihnya ia sudah mampu memainkan beberapa permainan yang di maksud serta mengikuti arahan yang sebelumnya saya sampaikan. MasyaAllah Tabarakallah..

Mahira cepat sekali dalam belajar, kosa katanya semakin banyak. Ingatannya juga cukup kuat. Rencana saat ia sudah fit kembali. Kami akan membuat FamPro sebagai stimulan untuk gaya belajarnya yang mixed tersebut. Insyaallah...






#harike8
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIP

Lanjut Baca yuk.. >>>

December 5, 2018

Day07-Tracing Vertical Line





Day07- Tracing Vertical Line

Hari ini Mahira kurang enak badan, tapi Ia tetap bangun pagi, meminta berjalan keluar dan sarapan bubur sumsum kesukaannya. Beberapa kali ia muntah, hingga malam ini, ia masih saja muntah dan buang air besar. Saya masih bertahan untuk tidak membawanya ke dokter, karena Mahira masih beraktivitas seperti biasa. Aktif, ceria, makan dan minum dengan enjoy. Beberapa solusi alternatif saya gunakan sebagai opsi pertama sebelum mengharuskan saya membawanya ke dokter.

Hanya saja setiap kali makan ia selalu muntah dan habis itu buang air besar.  Sehingga ada sedikit rasa khawatir yang menyelinap, apalagi besok pagi Ayahnya harus berangkat menuju pulau lain  untuk keperluan Insinas. Perlahan dengan tenang saya memikirkan kegiatan yang cocok untuknya hari ini, agar dia tidak terlalu banyak gerak terlebih dahulu.

Akhirnya saya tawarkan ke Mahira sebagai bentuk komunikasi produktif, agar membuatnya tetap dalam kondisi yang happy.

"Mahira mau tulis-tulis?" Tawar saya.

Dengan sibuk menulis, ia akan mentransfer energinya dalam goresan, sehingga mencegah lonjakan tantrum yang hebat. Begitu terapi yang saya baca di beberapa artikel dan memang terbukti untuk Mahira. Iapun meminta kertas dan alat tulis yang saya siapkan untuk keperluannya mencoret-coret. Ia Ia suka sekali membuat coretan di kakinya, hingga nampak seperti body painting.

Perlahan saya membuka lembar kertas yang maish kosong, membentuk garis-garis vertikal dengan spidol hitam. Iapun teralihkan, rasa ingin tahunya kembali menggebu.

"Ibu, Hiya pinjem spidong ini." Mintanya lembut.

Namun saya menyarakan agar Mahira tracing garis yang sudah saya buat, pertama saya bantu terlebih dahulu. Perlahan ia melemaskan jarinya dan mencoba mengikuti arah spidolnya mentracing garis.  Ia mendengarkan dengan baik instruksi verbal dari saya. Pada bagian lain, ia ingin mencobanya sendiri. Beberapa kali gagal, kemudian akhirnya berhasil, sekalipun masih jauh dari sempurna. Namun ia begitu terlihat happy dan fokus untuk terus belajar tracing. MasyaAllah Tabarakallah...

Dalam hati saya sangat bersyukur, ia dapat tenang tanpa jalan ke sana ke mari terlebih dahulu karena kondisi badannya yang kurang fit. Dari aktivitas tracing hari ini, saya menangkap jika modalitas gaya belajar Mahira dapat di sesuaikan karena memang ia cenderung dengan VAK. Misal saja, ia langsung ingin meniru saya untuk tracing tapi saya sampaikan jika lihat Ibu terlebih dahulu, kemudian saya contohkan. Bertahap saya libatkan ia dalam experience mengikuti garis tracing dengan bantuan saya, hingga akhirnya perlahan ia mencobanya sendiri. Berhasil dan kemudian ia kembali berimprovisasi dengan daya imajinya.

Ia sibuk mencoret-coret tracing dengan warna lain, katanya sedang menulis huruf. MasyaAllah...





#harike7
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIP

Lanjut Baca yuk.. >>>

December 4, 2018

Day06- Berani Tampil






Day06- Berani Tampil

Sore hari kami berkunjung ke salah satu pusat perbelanjaan. Disamping kami belanja, kami juga berencana makan malam di luar. Sekaligus repeat proses belajar Mahira dalam Family project materi  game level 3. Sub Materi hari itu adalah mengenal bahan makanan yang ada di etalase supermarket. Mulai dari sayuran seperti sawi, pokcoy, daun ketumbar, daun bawang, kale, okra, cabai dan paprika. 

Sebelum kami memulai proses belajar dan belanja, tanpa sepengetahuan kami, kami melewati area dimana sedang berlangsung acara yang diselenggarakan oleh Kalbe. Beberapa produknya memang kami berikan untuk Mahira. Sehingga ada bekal pengetahuan kami saat di ajak berdiskusi dengan salah satu marketingnya. Mahira saat itu dihadapkan dengan satu nampan yang terdiri dari beberapa puding dan susu. Petugas memberi tawaran kepada Mahira.

"Ayo ambil puding dan susunya."

Iapun menolak dan memberikan eye contactnya kepada saya. Saya mengiyakan dan mempersilahkan Mahira mengambilnya. Kemudian ia mengambil Puding yang di sediakan dalam cup kecil. 

"Susunya  juga sayang?" perintah petugas. 

"No, ini aja. Terimakasih." Jawab Mahira.

Petugas beberapa kali menawarkan susu, seperti kebanyakan anak kecil ia akan mudah terpengaruh, Namun Mahira tetap kuat dengan pendiriannya untuk memilih Puding. Iapun menyanyakan.

"Sendoknya mana?" 

Seketika beberapa tugas terkesan dan mengajak kami berdialog, menanyakan berapa usia Mahira dan sebelumnya menggunakan susu apa? 

Setelah diskusi singkat, kami berkeliling melihat aktivitas kakak-kakak yang akan bersiap untuk lomba. Di atas panggung ada action figure yaitu Chila dan Chilo yang sedang menari-nari. Saat usai, mereka turun dari panggung Mahira nampak ketakutan. Kamipun memberi jarak saat ia berkata,
"Ibuk Mahira Takut."

Saat Chila dan Chilo pergi, tinggalah para peserta, panitia dengan kesibukan masing-masing. Mahira tanpa arahan menaiki panggung dan ia menari-nari layaknya yang dilakukan Chila dan Chilo tadi. Ia begitu happy dan ceria sekali.

Kamipun merekam aksinya dan secara tidak langsung kami sekalian melatihnya berani tampil di panggung. Karena di bawah banyak sekali orang-orang yang memperhatikan gerak-gerik Mahira, dengan tubuh kecilnya menari seperti yang dilakukan action figure. 

Dari hal tersebut kami menilai bahwa Mahira masih dengan gaya belajar ketiganya yaitu VAK. Sehingga a great data visualization kami dapat repeat secara audio akan membuat Mahira teringat dan ia langsung beraksi sesuai hasil memorinya.  MasyaAllah.. Tabarakallah...










#harike6
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIP

Lanjut Baca yuk.. >>>