June 17, 2019

Day05- Other function of hijab hanger



Day 05
Other function of hijab hanger 

Pagi tadi jadwal activity Mahira tidak dapat berlangsung karena kami harus pergi ke beberapa toko untuk belanja beberapa keperluan walimatul safar. Saat di toko perabot rumah tangga, Mahira banyak bertanya kepada saya mengenai alat-alat dapur yang belum diketahuinya.

“Ibuk, ini namanya apa?” Tanyanya berulang kali.

Akhirnya saya manfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan ia pada berbagai alat dapur. Kami eksplore alat dapur di berbagai etalase, tidak lama tentunya mengingat ia sudah menemukan barang yang ia akan beli yaitu gayung mini untuk ia mandi.

Setiba di rumah ia qailullah dan activity baru berlangsung setelah magrib sekaligus mengaji. Ayah awalnya menggunakan Iqra wipe and cleannya untuk membantu ia tracing hijaiyah. Kemudian saya teringat hijab hanger yang nganggur di kursi karena hijab-hijabnya sudah pindah ke laci. Maka saya manfaatkan saja untuk media belajar kali ini.

Tujuan:
·         Pengulangan BA, TA’, TSA’
·         Membantunya secara visual untuk membedakan ketiga huruf yang hampir mirip tersebut


Alat yang dibutuhkan:
  •          Hijab hanger circle
  •         Spidol removable

Cara bermain: Ada 4 circle yang dapat dituliskan dengan huruf A, BA, TA’, TSA’ dan Mahira mengikuti saya mengucapkan huruf tersebut sambil menuliskannya. Sisa circle biarkan si kecil berkreasi.

Respon Mahira: Ia penasaran saat saya membentangkan hijab hanger di lantai.
“Ini buat apa ibuk?” tanyanya
Kemudian setelah saya memulai untuk menuliskan hijaiyah, iapun mulai larut dalam proses pengenalan hijaiyahnya. Mahira senang sekali dan mengikuti pengucapan dengan baik.

Kreativitas yang muncul:Sisa circle pada hijab hanger digunakan Mahira untuk menuliskan huruf A, iapun bersemangat sekali menuliskan huruf yang bisa ia tirukan dengan cukup baik. Dalam hal ini saya mengabaikan hasil, fokus utama saya masih pada melatih kekuatan otot tangannya, jemarinya hingga ke depannya tulisan tangan Mahira semakin bagus.

“Mahira harakatnya belum benar.” Ucap saya

“Ndak apa-apa Ibuk.” Jawabnya begitu innocent.

Masyaallah Tabarakallah..






#Day05
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative






Lanjut Baca yuk.. >>>

Day 04- Mahira bermain tanah lempung (Play-Pung)





#Day 03
Mahira bermain tanah lempung
(Play-Pung)

Tujuan:

  •  Mengenalkan banyaknya ciptaan Allah di sawah, salah satunya adalah tanah lempung.
  • Membedakan huruf BA, TA, TSA’ sebagai pengulangan
  • Melafalkan huruf hijaiyah BA, TA, TSA’ dengan benar sesuai makhraj.
  •  Mengasah kemampuan sensori Mahira dengan kegiatan meremas, menggenggam, menjumput, mengepal dll
  • Merasakan tekstur tanah lempung/tanah liat
  • Melatihnya berkreativitas dengan bahan dasar lempung 

Bahan yang digunakan:  Lempung sawah dengan jenis sekunder

Cara bermain: Ajak anak mencari tanah Lempung, mainkan bersama dengan seru. Be have fun!


Respon Mahira:

“Hiya jadi main pasir ndak?” tanyanya kepada saya pagi tadi.

“Tidak Nak, ayah sakit perutnya jadi kita batal mainan pasir.”

“Mahira, Ibu ajak cari rumah semut aja ya di sawah?”

“Mauuuuuuuuu. Yeeeyyyyy!” Serunya senang sekali.

Saya ajak ia mencuci motor terlebih dulu, memperlihatkannya pada hal konkret lain seperti kegiatan atau proses mencuci motor. Sehingga dengan visualisasi langsung, si kecil akan merekamnya langsung. Saat mencuci motor, kami duduk di atas kursi karya bapak pencuci motornya. Ia memanfaatkan sisa-sisa kayu untuk dibuat tempat duduk dengan kreativitasnya. Sungguh kreatif!




Sepulang mencuci motor, saya mengajaknya ke sawah. Kebetulan sawahnya dekat rumah dan mbah Kakung Mahira sedang diesel air untuk sawah.

“Mbah.. Mahira mau ke sawah sekalian cari lempung.” Ucap saya ke Mbah Kakungnya Mahira.

“Ya.. ke sawah aja.”

Akhirnya kami menyusul mbah ke sawah. Melewati jembatan bambu untuk melintas sungai, kemudian Mbah mencarikan tanah liat yang teksturnya sesuai. Kamipun menuju pematang terdekat dan menerima perolehan lempungnya. Pulangnya saya ambil plastik untuk wadah, plastik tersebut tergantung di sepanjang pematang sebagai penghalau burung.

“Ibuk lupa tidak bawa wadah, jadi pakai ini.” Celetul saya.

“Siiippp.” Ucap Mahira.

Iapun bermain di tepian sawah, mencari rumah semut kemudian kami pulang.
“Sini buk, Hiya aja yang bawa.” Pintanya sambil menenteng plastic berisi lempung menuju rumah.

Kami pulang untuk bermain Play-Pung yaitu Play-Doh versi desa. Hehe.. Setiba di rumah ia langsung meletakkan lempung di ruang tengah dan saya mengarahkan untuk bermain di teras depan. Ayah menyusul saat dengar kami bermain dengan serunya, rasa sakit perutnya tetiba sedikit menghilang melihat keceriaan Mahira saat bermain lempung. Kami bermain lempung bertiga dengan seru.




Kreativitas yang muncul: Saya dan suami membuatkan untuknya huruf hijaiyah BA, TA dan TSA’ saat saya sedang menggulung-gulung membentuk huruf, ia bilang

“Ibuk Hiya mai bikin Ular.”

“Silahkan.” Jawab saya

“Ini Ibuk, Ularnya begini jadi huruf A.” Ia meletakkan huruf A di samping huruf Ba yang sedang saya buat. Padahal saya memang skip huruf tersebut untuk tidak dibuat. Kemudian Mahira langsung membongkarnya lagi.

“Ibu huruf “TA” basonya dua ndak?” (Maksudnya: Huruf TA ada titiknya dua ya?”

“Iya nak.”

“Hiya bikin basonya.” (Bantu bikin titik untuk huruf TA.)




Kemudian kami bermain bebas setelah proses pengulangan dan pengucapan yang dibimbing oleh ayah mahira. Iapun membuat mangkok, bakso, menekan lempung, menggilis, melakukan banyak hal secara natural sebagai bagian dari melatih indra perabanya agar kemampuan sensorinya lebih baik lagi. Insyaallah..
Hari ini kami sangat have fun bermain lempung. Masyaallah tabarakallah.




#Day04
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative

Lanjut Baca yuk.. >>>

June 15, 2019

Day 03- Hijaiyah Parking Cars




#Day 03
Hijaiyah Parking Cars

Tujuan:
  •  Membedakan huruf BA, TA, TSA’
  •  Melafalkan huruf hijaiyah BA, TA, TSA’ dengan lancar
  •  Pengelompokan hijaiyah cars sesuai area parking
  •  Frasa dan kata kalimat: Memarkir mobil, Mahira memarkir mobil bewarna merah, dll 

Bahan dan Alat:
  • -      Mainan mobil-mobilan
  • -      Label
  • -     Spidol
  • -      Gunting


Cara bermain: Siapkan huruf hijaiyah pada label dan tempel di mobil-mobilan. Siapkan area parkir di lantai. Biarkan si kecil memarkir mobil sesuai dengan hijaiyahnya.


Respon Mahira: Ia begitu happy sekali dengan kegiatan memarkir mobil. Walaupun masih susah untuk membedakan antara BA TA TSA’ tp ia tetap bersemangat dengan sering bertanya.
 “Ibu ini betul ndak?” ia meminta agreement

“Apa bunyinya?” tanya saya balik.

“Basonya dua itu apa?” tanyanya masih ragu.

Pada proses pembelajaran yang pertama, ia memang memarkir acak saja. Namun ayah memberi arahan. Setelah arahan dari ayah, ia langsung memahaminyan dan mencoba mengikuti petunjuk ayah. Masyaallah…

Kemudian kami harus pergi hingga pukul 14.00, setiba di rumah kami melakukan pengulangan, karena pukul 16.00 ada agenda selanjutnya. Saat pengulangan konsep area parkir saya ubah dan Mahira lebih memahaminya lagi. Ia memarkir mobil dalam kotak-kotak yang tersedia sesuai hijaiyahnya. Namun terkadang masih salah atau terbalik. Malam harinya kami ada agenda lagi sebentar dan kamipun melakukan pengulangan.

Kreativitas yang muncul: Saat kami selesai, Mahira membantu saya untuk menghapus spidol yang ada di keramik. Tapi ia kesulitan saat menghapus spidol hitam.

“Ibuk, ini gimana kok susah?” tanyanya sambil gosok-gosok terus.

Saya sekalian memanfaatkan momen ini untuk membuat Mahira menyebutkan huruf hijaiyahnya sambil terus menggosok. Ada hal lucu yang terjadi, ia kesal saat saya menganjurkannya mengulang.

“Ibu kok terus-terus sih?” celetuknya.

Kemudian ia berlalu mengambil tisu, namun ia masih kesulitan menghapus spidolnya. Dengan bersemangat ia mengambil air minum cup dan mengucuri tulisan tersebut dengan air dan menggosoknya dengan tisu. Masyallah tabarakallah…



#Day03
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative

Lanjut Baca yuk.. >>>

Day 02- Hang up the hijaiyah clothes




#Day 02
Hang up the hijaiyah clothes

Tujuan:
-      Pengulangan huruf hijaiyah A dan Ba
-      Melafalkan huruf hijaiyah A dan Ba dengan lancar
-      Berlatih penulisan arah harakat dengan benar
-      Membedakan huruf A dan Ba
-   Belajar beberapa kosakata baru: menjepit, menggantung

Bahan dan Alat:
-      Kertas Origami sisa, bisa banget pakai kertas apapun.
-      Spidol/pulpen
-      Gunting
-      Clothespin bisa pakai yang real
-   Tali, raffia dll untuk jemuran

Cara bermain: Siapkan beberapa huruf yang ditulis dalam kertas yang berbentuk dress. Jepitkan dengan clothespin pada tali. Ajak anak menyebutkan huruf dengan berulang. Libatkan anak dalam mengaplikasikan kata menjepit, bisa selipkan pengetahuan “Mengapa pakaian dijemur?”, ajak ia bernyanyi dengan lirik lagu buatan sendiri. It’s Fun!

Respon Mahira: Ia begitu happy sekali dengan kegiatan jepit menjepit pakaian dari potongan kertas. Walaupun masih susah untuk adaptasi penulisan dari kiri ke kanan, ia tetap ingin membantu saya dalam preparing lesson. Mahirapun dapat menyebutkannya dengan baik, walaupun masih belum bisa menyuarakan A dan Ba dengan keras.

Ada hal lucu saat saya meninggalkannya sebentar ke toilet. Jadi talinya ternyata lepas, ia berusaha membetulkannya. Saat ia menyadari ada di bagian lain dari posisi saya, iapun menerobos tali melalui bawah. Iapun memiliki pose yang unik saat saya memfotonya.  Masyaallah... 

“Baju besar punya Ibuk. Yang tecil punya Hiya.” Iapun menyanyikan lagu dengan lirik yang dibuatnya sendiri, sekeluarnya kalimat mengenai hijaiyah, jemur baju, dll. Masyaallah gemas sekali.

Malam harinya saat pengulangan, tentu kami tidak bisa melangsungkan proses belajar di luar. Iapun memiliki ide untuk menempelkan talinya pada bagian dalam portable desknya.

“Ibuk, di sini aja pasangnya.” Ucapnya sambil sibuk membantu.

Masyaallah tabarakallah…


#Day02
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative


Lanjut Baca yuk.. >>>

June 13, 2019

Day 01-A dan Ba Classification





Bismillahirohmanirohim….

Alhamdulillah setelah libur panjang selama Ramadan dan ied Fitr, kelas bunda sayang mulai on kembali. Kami memasuki tantangan game level 9 dengan tema KREATIVITAS. Tema ini sangat saya sukai, mengingat kami ada family proyek after lebaran. Fampro itu terkait aktivitas Mahira setelah waktu dhuha. Aktivitas itu memang kami fokuskan pada pengenalan bentuk-bentuk huruf Hijaiyah. Tapi saya belum mendiskusikan dengan suami lebih lanjut apakah akan di tambah dengan aktivitas lain yang beragam namun tetap dibuat jadwal perharinya.
Namun konsep yang terbersit saat ini adalah pengenalan bentuk huruf hijaiyah dengan berbagai permainan seru. Aktivitas tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00-11.00 dan akan direpeation pada sore harinya sebagai bentuk evaluasi baik kepada metode yang saya sampaikan dan pemahaman Mahira. Seperti biasa, saya menulis laporan saat malam hari.

#Day 01
A dan Ba Classification

Tujuan:
-      Mengenalkan huruf hijaiyah A dan Ba
-      Melafalkan huruf hijaiyah A dan Ba
-      Mengklasifikasikan sesuai huruf yang disebutkan
-      Membedakan huruf A dan Ba
    Menempelkan, Mencabut, belajar beberapa kosakata baru

Bahan dan Alat:
-      Kertas Origami sisa, bisa banget pakai kertas apapun.
-      Spidol/pulpen
-      Gunting
-      Isolatif

Cara bermain: Siapkan beberapa lembar kecil huruf dan diberi isolative, siapkan satu huruf besar sebagai masteran. Tempelkan pada dua tempat terpisah. Ajak anak menyebutkan huruf dengan berulang. Sebutkan huruf secara acak untuk melakukan klasifikasi, sambil terus menyuarakannya dengan keras.

Respon Mahira: Mahira sangat antusias saat saya ajak mengenal huruf hijaiyah.

“ayooookkk Ibuuuk!” serunya begitu gembira. 

Padahal ia belum tahu metode macam apa yang akan saya sampaikan. Setelah kami memulai keseruan belajar dengan metode ini, Mahira begitu antusias. Awalnya ia merasa kesulitan dengan memahami kotak master hurufnya melalui keramik, kemudian saya bilanng tempelkan saja pada huruf yang besar untuk memudahkan klasifikasi. Alhamdulillah ia begitu semangat menyelesaikan tiap huruf yang saya instruksikan kepadanya.

Kreativitas yang muncul: Ia meletakkan lembar kecil hijaiyah A dan Ba sama persis. Ia menatanya sedemikian rupa sama. Masyallah. Bakat arranger, organizernya nampak sekali. Kemudian saat pengulangan di sore harinya, ada hal yang luar biasa yang membuat saya begitu bersyukur. Saat saya memotong lembar kecil untuk menulis huruf A dan Ba, ia dengan antusias meminta spidol dari saya.

“Ibu, Hiya aja yang tulis.”

Dan ia pun menulis huruf A sebanyak 4 kali dan Ba sebanyak 1 kali pada lembar yang akan digunakan untuk belajar. Masyaallah… Saya sangat terkesima dengan cepatnya ia meniru penulisan saya. Masyaallah. Sekalipun penulisan arah harakatnya masih belum tepat, namun saya tetap mengapresiasinya. Insyaallah next time ia akan membetulkan lagi arah penulisannya dengan tepat.












#Day01
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative

Lanjut Baca yuk.. >>>