June 15, 2019

Day 03- Hijaiyah Parking Cars




#Day 03
Hijaiyah Parking Cars

Tujuan:
  •  Membedakan huruf BA, TA, TSA’
  •  Melafalkan huruf hijaiyah BA, TA, TSA’ dengan lancar
  •  Pengelompokan hijaiyah cars sesuai area parking
  •  Frasa dan kata kalimat: Memarkir mobil, Mahira memarkir mobil bewarna merah, dll 

Bahan dan Alat:
  • -      Mainan mobil-mobilan
  • -      Label
  • -     Spidol
  • -      Gunting


Cara bermain: Siapkan huruf hijaiyah pada label dan tempel di mobil-mobilan. Siapkan area parkir di lantai. Biarkan si kecil memarkir mobil sesuai dengan hijaiyahnya.


Respon Mahira: Ia begitu happy sekali dengan kegiatan memarkir mobil. Walaupun masih susah untuk membedakan antara BA TA TSA’ tp ia tetap bersemangat dengan sering bertanya.
 “Ibu ini betul ndak?” ia meminta agreement

“Apa bunyinya?” tanya saya balik.

“Basonya dua itu apa?” tanyanya masih ragu.

Pada proses pembelajaran yang pertama, ia memang memarkir acak saja. Namun ayah memberi arahan. Setelah arahan dari ayah, ia langsung memahaminyan dan mencoba mengikuti petunjuk ayah. Masyaallah…

Kemudian kami harus pergi hingga pukul 14.00, setiba di rumah kami melakukan pengulangan, karena pukul 16.00 ada agenda selanjutnya. Saat pengulangan konsep area parkir saya ubah dan Mahira lebih memahaminya lagi. Ia memarkir mobil dalam kotak-kotak yang tersedia sesuai hijaiyahnya. Namun terkadang masih salah atau terbalik. Malam harinya kami ada agenda lagi sebentar dan kamipun melakukan pengulangan.

Kreativitas yang muncul: Saat kami selesai, Mahira membantu saya untuk menghapus spidol yang ada di keramik. Tapi ia kesulitan saat menghapus spidol hitam.

“Ibuk, ini gimana kok susah?” tanyanya sambil gosok-gosok terus.

Saya sekalian memanfaatkan momen ini untuk membuat Mahira menyebutkan huruf hijaiyahnya sambil terus menggosok. Ada hal lucu yang terjadi, ia kesal saat saya menganjurkannya mengulang.

“Ibu kok terus-terus sih?” celetuknya.

Kemudian ia berlalu mengambil tisu, namun ia masih kesulitan menghapus spidolnya. Dengan bersemangat ia mengambil air minum cup dan mengucuri tulisan tersebut dengan air dan menggosoknya dengan tisu. Masyallah tabarakallah…



#Day03
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative

Lanjut Baca yuk.. >>>

Day 02- Hang up the hijaiyah clothes




#Day 02
Hang up the hijaiyah clothes

Tujuan:
-      Pengulangan huruf hijaiyah A dan Ba
-      Melafalkan huruf hijaiyah A dan Ba dengan lancar
-      Berlatih penulisan arah harakat dengan benar
-      Membedakan huruf A dan Ba
-   Belajar beberapa kosakata baru: menjepit, menggantung

Bahan dan Alat:
-      Kertas Origami sisa, bisa banget pakai kertas apapun.
-      Spidol/pulpen
-      Gunting
-      Clothespin bisa pakai yang real
-   Tali, raffia dll untuk jemuran

Cara bermain: Siapkan beberapa huruf yang ditulis dalam kertas yang berbentuk dress. Jepitkan dengan clothespin pada tali. Ajak anak menyebutkan huruf dengan berulang. Libatkan anak dalam mengaplikasikan kata menjepit, bisa selipkan pengetahuan “Mengapa pakaian dijemur?”, ajak ia bernyanyi dengan lirik lagu buatan sendiri. It’s Fun!

Respon Mahira: Ia begitu happy sekali dengan kegiatan jepit menjepit pakaian dari potongan kertas. Walaupun masih susah untuk adaptasi penulisan dari kiri ke kanan, ia tetap ingin membantu saya dalam preparing lesson. Mahirapun dapat menyebutkannya dengan baik, walaupun masih belum bisa menyuarakan A dan Ba dengan keras.

Ada hal lucu saat saya meninggalkannya sebentar ke toilet. Jadi talinya ternyata lepas, ia berusaha membetulkannya. Saat ia menyadari ada di bagian lain dari posisi saya, iapun menerobos tali melalui bawah. Iapun memiliki pose yang unik saat saya memfotonya.  Masyaallah... 

“Baju besar punya Ibuk. Yang tecil punya Hiya.” Iapun menyanyikan lagu dengan lirik yang dibuatnya sendiri, sekeluarnya kalimat mengenai hijaiyah, jemur baju, dll. Masyaallah gemas sekali.

Malam harinya saat pengulangan, tentu kami tidak bisa melangsungkan proses belajar di luar. Iapun memiliki ide untuk menempelkan talinya pada bagian dalam portable desknya.

“Ibuk, di sini aja pasangnya.” Ucapnya sambil sibuk membantu.

Masyaallah tabarakallah…


#Day02
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative


Lanjut Baca yuk.. >>>

June 13, 2019

Day 01-A dan Ba Classification





Bismillahirohmanirohim….

Alhamdulillah setelah libur panjang selama Ramadan dan ied Fitr, kelas bunda sayang mulai on kembali. Kami memasuki tantangan game level 9 dengan tema KREATIVITAS. Tema ini sangat saya sukai, mengingat kami ada family proyek after lebaran. Fampro itu terkait aktivitas Mahira setelah waktu dhuha. Aktivitas itu memang kami fokuskan pada pengenalan bentuk-bentuk huruf Hijaiyah. Tapi saya belum mendiskusikan dengan suami lebih lanjut apakah akan di tambah dengan aktivitas lain yang beragam namun tetap dibuat jadwal perharinya.
Namun konsep yang terbersit saat ini adalah pengenalan bentuk huruf hijaiyah dengan berbagai permainan seru. Aktivitas tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00-11.00 dan akan direpeation pada sore harinya sebagai bentuk evaluasi baik kepada metode yang saya sampaikan dan pemahaman Mahira. Seperti biasa, saya menulis laporan saat malam hari.

#Day 01
A dan Ba Classification

Tujuan:
-      Mengenalkan huruf hijaiyah A dan Ba
-      Melafalkan huruf hijaiyah A dan Ba
-      Mengklasifikasikan sesuai huruf yang disebutkan
-      Membedakan huruf A dan Ba
    Menempelkan, Mencabut, belajar beberapa kosakata baru

Bahan dan Alat:
-      Kertas Origami sisa, bisa banget pakai kertas apapun.
-      Spidol/pulpen
-      Gunting
-      Isolatif

Cara bermain: Siapkan beberapa lembar kecil huruf dan diberi isolative, siapkan satu huruf besar sebagai masteran. Tempelkan pada dua tempat terpisah. Ajak anak menyebutkan huruf dengan berulang. Sebutkan huruf secara acak untuk melakukan klasifikasi, sambil terus menyuarakannya dengan keras.

Respon Mahira: Mahira sangat antusias saat saya ajak mengenal huruf hijaiyah.

“ayooookkk Ibuuuk!” serunya begitu gembira. 

Padahal ia belum tahu metode macam apa yang akan saya sampaikan. Setelah kami memulai keseruan belajar dengan metode ini, Mahira begitu antusias. Awalnya ia merasa kesulitan dengan memahami kotak master hurufnya melalui keramik, kemudian saya bilanng tempelkan saja pada huruf yang besar untuk memudahkan klasifikasi. Alhamdulillah ia begitu semangat menyelesaikan tiap huruf yang saya instruksikan kepadanya.

Kreativitas yang muncul: Ia meletakkan lembar kecil hijaiyah A dan Ba sama persis. Ia menatanya sedemikian rupa sama. Masyallah. Bakat arranger, organizernya nampak sekali. Kemudian saat pengulangan di sore harinya, ada hal yang luar biasa yang membuat saya begitu bersyukur. Saat saya memotong lembar kecil untuk menulis huruf A dan Ba, ia dengan antusias meminta spidol dari saya.

“Ibu, Hiya aja yang tulis.”

Dan ia pun menulis huruf A sebanyak 4 kali dan Ba sebanyak 1 kali pada lembar yang akan digunakan untuk belajar. Masyaallah… Saya sangat terkesima dengan cepatnya ia meniru penulisan saya. Masyaallah. Sekalipun penulisan arah harakatnya masih belum tepat, namun saya tetap mengapresiasinya. Insyaallah next time ia akan membetulkan lagi arah penulisannya dengan tepat.












#Day01
#tantangan10hari
#level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#becreative

Lanjut Baca yuk.. >>>

May 15, 2019

Aliran Rasa Tantangan Game Level 8 (Melatih Kecerdasan Finansial)





#Aliran Rasa Tantangan Game 8

Alhamdulillah tantangan game level 8 dengan materi melatih anak cerdas finansial sudah kami selesaikan selama 17 hari berturut-turut. Terimakasih khususnya untuk suami sebagai partner saya dalam menyelesaikan tantangan ini. Terimakasih juga untuk Kak Hepi selaku Fasil, Mbak Ariyantika  selaku Koordi Grup dan teman-teman seperjuangan yang membuat saya terus termotivasi untuk bersemangat mempraktikan materi demi materi di perkuliahan Bunda Sayang ini.

Dalam tantangan game level 8 ini saya sudah membuat rencana kasar hasil diskusi dengan suami  terkait materi melatih anak cerdas finansial. Dalam praktiknya ada beberapa hal yang perlu disesuaikan kembali hingga menjadi urutan yang tepat menurut kami.

1. Pada hari pertama kami mengenalkan wujud uang itu sendiri dan juga pengenalan nominal.
2. kemudian kami mengenalkan konsep rezeki dengan melibatkan Mahira dalam interaksi dan percakapan pada bentuk rezeki hingga proses dapatnya uang, tentunya dengan diksi yang kami pikirkan agar dapat dipahami oleh logikanya.  
Hari ketiga hingga kelima kami megenalkan fungsi uang dalam tiga part sesuai konsep 3S. Part 1 fungsi uang sebagai alat tukar, part dua menabung itu seru dan part 3 indahnya berbagi.
Cek Link:
Hari keenam kami pengulangan proses belajar mengenal uang koin dengan permainan picture match dan pengenalan uang kertas dengan cash drawer dimana peraga tersebut kami bikin bersama dan dengan bahan bekas yang ada di rumah.
Cek Link:
8. Pada hari kedelapan semakin luar biasa ketika kami mengenalkan kebutuhan kepada Mahira, Cek Link:
Kemudian hari kesembilan, sepuluh dan sebelas adalah kegiatan dengan praktik dari konsep 3S itu sendiri. Diantaranya spend, autosharing, autosave. Cek Link:
Senangnya sudah melewati T10 dengan baik, kami masih menjalankan tantangan seru ini hingga hari ketujuhbelas.
Alhamdulillah kami dapat meyelesaikan rencana-rencana kami tersebut. Sekalipun ada satu hari kami harus menunda rencana karena Ayahnya Mahira tidak bisa ikut serta dan dokumentasi diambil pada hari berikutnya.  Ada satu rasa yang bisa disebut sebagai adrenalin rush untuk saya, ketika melihat Mahira dapat memahami apa yang saya sampaikan dan mempraktikkannya dengan respon yang baik. Masyaallah…



Tantangan ini memberi dampak yang luar biasa khususnya pada kami sebagai orangtuanya Mahira,tertuntut untuk lebih kreatif dan mampu mengemas tiap poin yang akan disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh logika Mahira, tantangan lain adalah mengondisikan anggota keluarga lainnya untuk turut mensupport jalannya tantangan game level ini. Masyaallah. Yang kami dapatkan sangat banyak, ide-ide kedepannya, catatan-catatan untuk diri kami sendiri agar lebih bijaksana dalam mengelelola keuangan keluarga, melibatkan ia langsung dalam berbagai aktivitas sharing dan lainnya sehingga Mahira kelak dalam menauladani kami untuk spend her money pada porsi yang disukai oleh Allah. Bagi saya proses belajar terbaik adalah melalui teladan dan kami berusaha terus memberi tauladan-tauladan kebaikan yang bisa ditiru olehnya.


Mengelompokkan tabungan dalam bentuk 3S ini sangat berkesan sekali untuk saya dan suami. Apalagi kami membuat tabungan untuk Mahira dari bahan bekas kaleng snack, itu sangat berkesan karena kami saling membantu untuk membuat tabungan tersebut pada tampilan yang baru.
Pada hari ke 17 kami membongkar tabungan 3S nya. Uang Sharing kami gunakan untuk membeli buku yang di sumbangkan ke Taman Baca, Uang Saving kami setorkan ke Tabungan di lembaga keuangan dan uang Spend kami alokasikan untuk investasi. Dari sini saya dan suami juga ingin melakukan hal yang sama kedepannya untuk membuat alokasi dana agar lebih termanajemen dengan baik.
Overall, kegiatan ini sangat seru sekali untuk kami lakukan, kami jadi banyak belajar dan tentunya materi ini ke depannya akan kami lanjutkan sebagai pengulangan dalam proses belajar Mahira. Hingga goal dalam materi belajar ini bertambah untuk Mahira pahami dan praktikkan serta dengan harapan anak kami dapat tumbuh menjadi anak yang bermental kaya, bijak dalam menggunakan uang, dermawan serta cerdas finansial. Aamiin..



#AliranRasa
#Level8
#Cerdas Finansial
Lanjut Baca yuk.. >>>

May 11, 2019

Day 17- Investasi dan Tabungan



#Day17
#Final

Investasi dan Tabungan
Tujuan:
- Mengalokasikan tabungan spend untuk investasi
- Mengenalkan jenis investasi bernama Emas

Kegiatan:
Membongkar tabungan Mahira.
Saving untuk di masukkan ke Tabungan di Lembaga Keungan
Spend untuk di investasikan
Sharing untuk membelikan buku komik keluarga minim sampah dan diberikan ke Taman Baca

Tabungan Mahira yang terdiri dari tiga wadah itu cepat penuh, karena hampir semua anggota keluarga mensupportnya. Iapun sangat aktif memberikan info jika ia menabung. Sehingga wajar keluarga yang mendengar mensupport Mahira dengan memberinya uang untuk di tabung. Tabungannya cepat penuh. Ayah juga sering dimintai uang untuk menabung. Masyaallah...
Pada final tantangan kali ini, kami sepakat untuk membongkar tabungan dan mengalokasikannya sesuai arahan kami.

Mahira sudah memiliki tabungan di salah satu lembaga keuangan, tabungan itu adalah hadiah saat usianya 12 bulan. Kami membuatkan tabungan tersebut untuk keperluan Mahira kelak, baik sekolah maupun proses pembelajaran untuk cerdas finansial. Sejak ia lahir ke dunia, rizkinya begitu berlimpah. Kami sangat bersyukur Mahira dapat aqiqah dengan uangnya sendiri bahkan semua perlengkapannya sedikit saja kami beli. Alhamdulillah.

Untuk kedepannya kegiatan menabung tersebut akan kami konsistensikan. Insyaallah. Sederhana saja, dari menabung dalam tabungan save di rumah. Jika sudah penuh kita tukar di toko dan kita masukkan ke tabungan di Bank. Insyaallah.

Kemudian tabungan sharing bisa dialokasikan untuk sharing ke mana nanti disesuaikan kondisi. Misal seperti waktu lalu, santunan anak yatim ataupun membeli buku dan di sumbangkan ke taman baca, dll kegiatan sharing lainnya dan tidak selalu berbentuk uang. Insyaallah.

Pada tabungan spend ini, saya ingin mulai menanamkan kepada Mahira untuk investasi. Investasu dapat diartikan sebagai proses dimana kita menyimpan uang atau membelanjakan uang dengan harapan mendapat keuntungan di masa depan. Menabung yang sekilas sama dengan investasi tapi sebetulnya berbeda. Investasi ini menghasilkan nilai tambah sehingga poinnya belanja yang menguntungkan.

Investasi yang kami pilih adalah investasi emas. Mahira beberapa kali mendapat gift emas dari mbah, eyang dan ayahnya. Namun emas-emas ini tak nyaman di pakainya. Saya berdiskusi kepada suami terkait membelanjakan emas logam mulia suamipun setuju dan insyaallah kami akan tabungan spend dalam wadah 3S ini akan kami belikan logam mulia sebagai starting investasi emas untuk Mahira. Semoga Allah mampukan untuk selanjutnya. Aamiin.

Respon Mahira:

"Ibuk.. uangnya banyak-banyak sekali. Mau beli apa Hiyanya?" tanya ia saat itu.

"Nanti kita beli emas ya nak?"

"apa?"

Ia nampak asing mendengar kata emas dan saya pun mengatakan jika emas adalah bahan yang digunakan untuk membuat perhiasan. Seperti anting Mahira, gelang mahira, kalung Ibu, gelang Ibu, ia pun menganggukdan bilang tau. Sejak saat itu dia bilang anting malah menjadi emas. haha...
bilang gelang juga emas. Masyaallah..

Pesan untuk Mahira:
"Mahira anak Ibu yang sholiha, kelak Mahira harus rajin menabung. Mengalokasikan tabungan dalam tiga hal tersebut. Jangan lupa sharingnya dan bijaklah dalam menggunakan spendnya. Prioritaskan apa yang menjadi kebutuhan bukan keinginan. Mahira anak Ibu yang dirahmati Allah, semoga Mahira tumbuh menjadi anak yang sehat wal afiat, taat dengan Allah, yang baik akhlaknya, cerdas ilmunya dan dapat menjadi bermanfaat untuk banyak orang. Kelak semua yang Ayah dan Ibu ajarkan Mahira bisa lihat di tulisan-tulisan Ibu ini."


Lanjut Baca yuk.. >>>